Informasi Lengkap Universitas Dan Perguruan Tinggi

Unpad Segera Implementasikan Kampus Merdeka Pada 34 Program Studi

admin
admin
June 22, 2020

Universitas Padjajaran mulai mengimplementasikan program Kampus Merdeka untuk semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Terdapat 34 program studi yang dipilih untuk mengimplementasikan program ini.

Untuk mendukung program ini, dibutuhkan desain kurikulum yang fleksibel dan dapat mengadaptasi kondisi “New Normal” di tengah pandemi COVID-19.

Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad Mohamad Fahmi menjelaskan bahwa kurikulum yang ada di 34 prodi yang dipilih akan dibuat sefleksibel mungkin untuk dapat mengimplementasikan program Kampus Merdeka. Dengan begitu, dapat memudahkan mahasiswa memperoleh hak belajar tiga semester di luar program studi atau di luar Unpad sesuai dengan yang ditetapkan oleh program Kampus Merdeka.

Selain itu, penyesuaiakn kurikulum juga akan disesuaikan untuk mengantisipasi dampak dari pandemi COFID-19. “Akibat dari pandemi, beberapa aktivitas pembelajaran yang ada harus di desain sesuai dengan konsep Kampus Merdeka yaiut desain ke arah virtual terutama kegiatan tatap muka dan kuliah lapangan.

Unpad Segera Implementasikan Kampus Merdeka Pada 34 Program Studi

Dengan begitu, mahasiswa dapat memperoleh capaian pembelajaran walaupun tidak turun ke lapangan,” kata Fahmi.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad Yudi Nurul Ihsan mengatakan, kurikulum Kampus Merdeka yang akan dibuat harus sejalan dengan kebutuhan dari para stakeholder yaitu pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan dan industri. Termasuk juga publikasi riset terkait dengna perikanan dan kelautan harus sesuai dengan kebutuhan dari pemerintah dan industri.

“Idealnya itu ketika kampus melakukan riset dan publikasi, publikasi ini dijadikan dasar untuk pengambilan kebijakan oleh pemerintah dan menjadi referensi untuk pelaku industri dalam menjalankan bisnis yang mereka miliki,” kata Yudi.

Tidak hanya riset, kegiatan pendidikan dan pengabdian untuk masyarakat juga harus sejalan dengan kebutuhan dari pemangku kepentingan. Jangan sampai apa yang dipelajari di kampus atau perguruan tinggi tidaklah sesuai dengan kondisi perikanan dan ilmu kelautan yang ada di Indonesia saat ini.

Menurut Yudi, kurikulum dari Kampus Merdeka oleh Program Studi Ilmu Kelautan harus mendukung terciptanya sektor perikanan dan kelautan yang lebih baik dari sebelumnya. Riset dan pendidikan di kampus diharapkan dapat memberikan manfaat yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat serta pemangku kepentingan.

“Kampus akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan perikanan dan kelautan kedepannya,” kata Yudi.

admin
Program