Informasi Lengkap Universitas Dan Perguruan Tinggi

Universitas Buka Dua Program Studi Baru Untuk Tahun Depan

admin
admin
March 3, 2020

Universitas Brawijaya (UB) membuka program studi kehutanan dan Aktuaria. Dua program ini dibuka untuk seleksi masuk mahasiswa baru pada tahun ini.

Wakil Rektor I bidang Akademik Universitas Brawijaya Aulanni’am mengatakan bahwa dua program studi ini dibuka untuk kuota dua kelas.

“Sebanyak dua kelas yaitu antara 60 hingga 80 mahasiswa,” jelasnya pada acara Bincang Santai Bersama Pakar UB di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya.

Program studi Kehutanan ini adalah bagian dari Fakultas Pertanian sedangkan program Aktuaria adalah bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Universitas Buka Dua Program Studi Baru Untuk Tahun Depan

Aulanni’am mengatakan bahwa pembukaan dari dua program baru ini telah direncanakan sejak lama. Program studi Kehutanan ini merupakan konsekuensi dari pembentukan Universitas Brawijaya Forest yang dikelola oleh pihak universitas sebagai badan usaha non akademik.

Untuk program studi Aktuaria adalah jawab untuk tantangan pada era saat ini. Aktuaria akan fokus pada bidang big data melalui matematika, statistik dan ekonomi.

“Kalau kehutanan itu merupakan mandat yang diberikan kepada Universitas Brawijaya yang diberikan hutan sehingga akan menjadi pertanyaan mengenai kapan dibentuknya program studi ini. Kalau aktuaria ini lebih merupakan jawaban pada tren yang ada saat ini. Lulusan Aktuaria ini diharapkan dapat bekerja di banyak bidang yang terkait dengan big data, statistik dan matematika,” ungkapnya.

Untuk kuota penerimaan mahasiswa baru di kampus yang terletak di Malang ini diketahui menurun. Tahun ini, Universitas Brawijaya hanya menerima 14.310 mahasiswa yang dimana turun 9 persen dibandingkan kuota penerimaan pada tahun sebelumnya yang mencapai 14.590 mahasiswa.

Dari kuota tersebut sebnyak 30 persen atau sekitar 4.300 adalah mahasiswa yang diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), sedangkan sekitar 40 persen atau 5.724 mahasiswa berasal dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan sisanya yaitu 30 persen atau 4.286 merupakan peserta jalur mandiri.

admin
Program